Komisaris HAM PBB & IAEA — Kaki Tangan Genosida dan Lobi Zionis
đ️ Komisaris HAM PBB & IAEA: Kaki Tangan Genosida dan Lobi Zionis
Saya tahu ini akan membuat saya kehilangan sisa karier saya, tetapi: Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia adalah kaki tangan dalam genosida di Gaza dan Lebanon. Dia adalah Zionis terbesar di dalam HAM PBB, bersama beberapa anggota timnya—termasuk orang Arab.
Ketika Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB untuk Palestina menemukan bahwa Israel dengan sengaja membunuh dan melukai anak-anak, menyiksa dan melakukan kekerasan seksual terhadap mereka. Ketika pelapor khusus PBB yang non-Zionis merilis laporan yang menyimpulkan bahwa Israel melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang, yang mengakibatkan genosida. Ketika, PVA, HRC, ICC, dan siapa pun yang memahami tentang genosida mengatakan itu adalah genosida. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia memiliki satu kewajiban yang jelas—sebut itu genosida atau mengundurkan diri.
- Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB untuk Palestina — menemukan pembunuhan sistematis terhadap anak-anak, penyiksaan, dan kekerasan seksual.
- Pelapor Khusus PBB (non-Zionis) — menyimpulkan adanya kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang mengarah pada genosida.
- PVA (Palestinian Victims Association) — mendokumentasikan ribuan kasus pelanggaran HAM berat.
- HRC (Human Rights Council) — telah mengeluarkan resolusi kecaman terhadap pelanggaran HAM di Palestina.
- ICC (International Criminal Court) — tengah menyelidiki kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah pendudukan.
☢️ Rafael Grossi, IAEA, dan Lobi Zionis
Rafael Grossi, Direktur Jenderal IAEA, adalah Zionis lain di dalam PBB yang melayani lobi Zionis, bukan PBB itu sendiri.
Atas perintah Zionisme, Grossi berbohong tentang adanya uranium yang sangat diperkaya di Iran—tuduhan yang kemudian ia cabut—dalam upaya untuk melegitimasi perang terhadap negara tersebut. Ini terjadi setelah menjadi jelas bahwa pesawat pengebom B-2 gagal menghancurkan fasilitas nuklir Iran—sebuah kegagalan yang memicu diskusi serius mengenai penggunaan senjata nuklir taktis atau serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Iran. Saat itulah saya turun tangan dan membocorkan informasi ini ke dunia...
Grossi kini digadang-gadang sebagai kandidat utama dan unggulan untuk posisi Sekretaris Jenderal PBB, berkat lobi yang ia layani dan pemalsuan laporannya.
đ️ Lobi Kuat yang Mendominasi PBB
Kritik ini menyoroti fenomena yang lebih besar: bagaimana lobi-lobi kuat, termasuk lobi Zionis, telah menginfiltrasi dan mempengaruhi lembaga-lembaga internasional seperti PBB, IAEA, dan Dewan HAM PBB. Ketika lembaga yang seharusnya menjadi penjaga perdamaian dan keadilan justru menjadi alat bagi kepentingan politik tertentu, maka legitimasi dan kredibilitasnya dipertaruhkan.
- OHCHR (Komisaris HAM PBB): Diduga menjadi kaki tangan genosida karena menolak menyebut pelanggaran di Gaza dan Lebanon sebagai genosida meskipun bukti dari berbagai lembaga PBB sendiri telah mengarah ke sana.
- IAEA (Badan Energi Atom Internasional): Diduga memalsukan laporan tentang Iran untuk melegitimasi perang, dipimpin oleh Direktur Jenderal yang diklaim melayani lobi Zionis.
- Kandidat Sekjen PBB: Grossi disebut-sebut sebagai kandidat kuat berkat "jasa" pemalsuan laporan yang melayani kepentingan geopolitik tertentu.
- Infeksi Sistematis: Kritik ini menegaskan bahwa lobi Zionis telah menyusup ke berbagai sudut PBB, termasuk tim yang seharusnya independen dan berintegritas.
⚖️ Kesimpulan: Saatnya PBB dan Dunia Menyadari Fakta
Pernyataan berani yang disampaikan di atas bukan sekadar kritik individu, tetapi tamparan bagi seluruh sistem internasional yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Ketika lembaga seperti OHCHR dan IAEA—yang seharusnya menjadi penjaga perdamaian—justru menjadi kaki tangan genosida dan kebohongan, maka sudah saatnya dunia menuntut pertanggungjawaban.
— Seruan Kemanusiaan untuk Palestina
